Bab Delapan Puluh Tiga: Daftar Utama, Tiga Ratus Teratas
Saat ini, hati Lu Xuan tenang bagaikan air. Ujian penerimaan murid baru sudah lama ia lupakan. Pertarungannya sekarang bukan lagi demi nilai ujian semata. Dibandingkan dengan nilai itu, kekuatan dirinya sendiri jauh lebih penting.
Ia bertarung demi menempah dirinya sendiri. Pertarungan adalah cara tercepat untuk meningkatkan kekuatan, seperti yang baru saja terjadi. Jika bukan karena didesak hingga ke batas, mustahil Lu Xuan bisa mencapai tahap awal pencerahan pedang secepat ini.
Dengan gugurnya tiga pendekar tingkat tujuh penguatan tubuh itu, keheningan kembali menyelimuti Hutan Pedang. Namun, Lu Xuan tak berhenti. Ia kembali melangkah maju, ingin melihat hingga sejauh mana dirinya mampu melangkah.
Beberapa langkah ke depan, aura pedang yang terpancar dari Hutan Pedang semakin kuat. Jika Lu Xuan yang dulu, mungkin ia sudah merasa kewalahan. Tapi kini, setelah mencapai awal pencerahan pedang, aura pedang yang tersebar itu tak lagi membebaninya.
Tiba-tiba terdengar suara berdesing, menandakan kemunculan musuh baru. Sekilas, Lu Xuan melihat jumlah musuh kali ini jauh lebih banyak dari sebelumnya, mencapai tujuh orang.
Kekuatan mereka masih berada di tingkat tujuh penguatan tubuh. Namun, serangan gabungan tujuh orang jelas jauh lebih dahsyat daripada gabungan empat orang sebelumnya. Selain itu, walaupun sama-sama tingkat tujuh, kemampuan tiap pendekar berbeda; yang baru saja menembus tingkat tujuh tentu tak bisa dibandingkan dengan yang sudah di puncak tingkat itu.
Menghadapi musuh yang tidak hanya lebih banyak, tetapi juga lebih kuat, Lu Xuan sama sekali tidak gentar. Ia membawa keyakinan, satu pedang di tangan, dunia dalam genggaman.
Begitu ketujuh musuh muncul, tanpa ragu mereka langsung menyerang. Tujuh gelombang energi mengarah ke Lu Xuan, kekuatannya mengerikan. Ia seolah perahu kecil yang terombang-ambing di tengah badai dahsyat, tampak rapuh dan sewaktu-waktu bisa terbalik.
Pada saat itulah Lu Xuan bergerak. Kilatan pedang menyambar, suara gemuruh petir kembali terdengar—jurus Pedang Cahaya Petir kembali diperlihatkan!
Jurus yang sama, namun kini kekuatannya meningkat setidaknya lima puluh persen dibanding sebelumnya, karena telah mengandung aura pedang!
Tiga jurus dilancarkan dalam sekejap, tepat tiga jurus awal Pedang Cahaya Petir.
Walau tak gentar menghadapi gabungan tujuh orang, Lu Xuan tidak berani lengah. Pedang Cahaya Petir memang luar biasa, namun tetap saja hanya jurus tingkat bawah. Ia tahu, satu jurus saja tak mungkin menahan serangan tujuh orang sekaligus.
Tiga jurus beruntun, masing-masing lebih kuat dari sebelumnya.
Seperti dugaan Lu Xuan, jurus pertama lenyap ditelan serangan gabungan, jurus kedua sedikit mengganggu, dan jurus ketiga barulah mampu menahan serangan mereka. Meskipun begitu, sebagian energi tetap mengenai Lu Xuan, namun tubuhnya yang telah ditempa hingga tingkat lima mampu menahannya tanpa cedera berarti.
Setelah tiga jurus, Lu Xuan tidak berhenti. Pedangnya berputar, segera meminjam aura pedang liar dari Hutan Pedang, lalu menempelkannya pada jurus keempat dan kelima Pedang Cahaya Petir. Dua serangan yang lebih kuat kembali dilesatkan!
Serangan gabungan pertama gagal, ketujuh pendekar itu maju lagi dengan serangan yang lebih dahsyat.
Benturan kedua kekuatan itu menimbulkan badai energi hebat. Beberapa batang bambu pedang di antara mereka patah terbelah oleh kekuatan tersebut!
Bambu pedang itu entah telah ada berapa lama, setiap hari terbalut aura pedang hingga menjadi luar biasa keras, mampu mengiris besi seperti lumpur. Kini, mereka dipatahkan oleh badai energi hasil benturan kedua belah pihak, membuktikan betapa dahsyatnya kekuatan yang dilepaskan!
Melihat ketujuh musuh begitu kuat, wajah Lu Xuan tak bisa menahan ekspresi terkejut. Namun, semangat juangnya justru semakin menyala. Ia kian bersemangat menghadapi pertarungan!
"Bagus! Terimalah dua jurus lagi dariku!" teriaknya lantang. Jurus keenam dan ketujuh Pedang Cahaya Petir melesat dari pedangnya, kilatan petir menyilaukan membungkus tubuhnya.
Dua jurus langsung dilepas tanpa menghiraukan hasilnya, tanpa berhenti, ia memutar teknik pemulihan energi terbaiknya, mengumpulkan daya lalu menyalurkan seluruhnya ke pedang. Pedang terayun lebar, jurus kedelapan Pedang Cahaya Petir menggulung keluar!
Di bawah serangan Lu Xuan yang gila-gilaan, ketujuh pendekar tingkat tujuh itu akhirnya tak bisa lagi bertahan tenang.
Jurus keenam menahan serangan mereka, jurus ketujuh meruntuhkan pertahanan mereka, dan pada saat pertahanan mereka terbuka, jurus kedelapan yang luar biasa kuat pun menyusul!
Jurus kedelapan itu membawa aura pedang yang akhirnya meledak. Seketika, energi tajam itu mengunci ketujuh musuh, membuat mereka mustahil melarikan diri.
Ketika ketujuhnya segera menarik mundur serangan untuk melindungi diri, aura pedang yang menyelimuti mereka tiba-tiba mengerucut pada satu orang dan meledak!
Lu Xuan sadar, meski aura pedangnya kuat, tingkatannya masih rendah. Membunuh tujuh sekaligus tidak realistis. Jika serangan dipecah, bisa jadi semuanya tertahan. Lebih baik ia fokuskan seluruh kekuatan pada satu orang, membunuh satu dulu.
Pendekar yang terkunci itu tak sempat bereaksi, dahinya langsung ditembus pedang, darah menetes, nyawanya lepas seketika.
Musuh pertama tewas.
Poin Lu Xuan bertambah seribu!
Peringkatnya di batu daftar utama melonjak puluhan posisi, dari urutan tiga ratus delapan puluh sekian ke tiga ratus lima puluh sekian!
Pertarungan belum berakhir.
Satu rangkaian Pedang Cahaya Petir memang baru menumbangkan satu musuh, namun serangan gabungan tujuh orang sudah berhasil dipatahkan. Sekarang adalah saat terbaik bagi Lu Xuan untuk menyerang.
Sayangnya, setelah bertarung begitu lama, cadangan energinya mulai menipis. Meski karena teknik pemulihan tingkat tinggi, energi Lu Xuan lebih banyak dan pulih lebih cepat dari pendekar biasa, namun tingkat tubuhnya baru penguatan tubuh tingkat lima. Pada akhirnya, tingkatan adalah fondasi utama seorang pendekar.
Ia harus menuntaskan pertarungan dengan cepat.
Saat enam musuh tersisa belum pulih, Lu Xuan kembali menyerang!
Seluruh energi tubuhnya dihimpun dan dituangkan tanpa sisa ke dalam pedang, melancarkan serangan terakhir!
Jurus tingkat atas, Pedang Berkedip, dilepaskan!
Aura pedang pada tahap awal pencerahan, dilepaskan!
Dalam sekejap, kecepatan Lu Xuan mencapai puncak, pedangnya hanya tampak sebagai bayangan, tak seorang pun mampu melihat jejaknya. Bahkan pendekar dengan teknik pergerakan tinggi pun sulit mengelak dari serangan ini!
Enam tebasan sekaligus! Masing-masing mengarah ke satu musuh!
Dulu, Lu Xuan di arena pertempuran Lincheng sudah bisa menahan belasan jarum baja beracun dengan satu ayunan pedang, apalagi sekarang. Mengayunkan enam pedang sekaligus dalam sekejap adalah hal mudah baginya.
Tebasan pertama paling dahsyat, melintas di leher musuh, menggoroknya hingga tewas!
Poin Lu Xuan bertambah seribu, peringkat utama naik ke urutan tiga ratus tiga puluh dua!
Tebasan kedua masih kuat, musuh kedua tewas!
Peringkat naik ke tiga ratus lima belas!
Tebasan ketiga lebih lemah, namun tetap tak terbendung, seorang musuh lagi tumbang.
Peringkat utama... dua ratus sembilan puluh delapan!
Lu Xuan, berhasil menembus tiga ratus besar!
Hasil ini cukup mengguncang seluruh arena, menjadi rekor terkuat sepanjang sejarah ujian penerimaan di Sekte Pedang Angin, belum pernah ada yang mampu melampauinya!