Bab Tujuh Belas: Menembus Batas Lagi
Setelah kembali ke tempat tinggalnya, sebelum berpisah, Lu Xuan memanggil Yao Lei.
“Lei, ambillah dua pil ini. Dalam beberapa hari ke depan, berlatihlah dengan sungguh-sungguh. Minumlah Pil Xuanyuan untuk mengumpulkan kekuatan, kemudian gunakan Pil Cuci Tulang untuk menembus batasanmu. Usahakan agar kau bisa mencapai Tingkat Ketiga Latihan Tubuh. Dengan begitu, mungkin kita masih bisa masuk ke Sekte Pedang Angin bersama-sama.”
Baru saja menghadapi tantangan dari Long Yang, Yao Lei masih mampu menahan tekanan besar dan berdiri di sisinya. Lu Xuan tentu tidak akan membiarkannya berjuang sendirian. Dua pil ini memang dibeli bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk Yao Lei.
Namun, mendengar ucapan Lu Xuan, Yao Lei tertegun dan menatapnya dengan mata terbelalak. Dua pil ini nilainya lebih dari seratus tael emas, sekarang malah diberikan begitu saja kepadanya?
Yao Lei menelan ludah saat melihat kedua pil di tangan Lu Xuan. Ia saat ini baru berada di Tingkat Kedua Latihan Tubuh. Menurut logika, harapannya masuk Sekte Pedang Angin sangat tipis. Tapi jika ia meminum pil ini, mungkin benar-benar bisa tembus ke Tingkat Ketiga. Maka peluang masuk sekte itu pun akan jauh lebih besar.
Namun, walau godaan sebesar itu ada di depan mata, Yao Lei tetap menggeleng tegas dan menolak.
“Tidak bisa. Ini adalah hasil jerih payahmu, Xuan. Aku tidak masalah jika kali ini gagal masuk Sekte Pedang Angin. Tapi kau harus berhasil. Kak Qiong menaruh seluruh harapannya padamu.”
Yang disebut Yao Lei sebagai Kak Qiong adalah Lu Qiong, kakak perempuan Lu Xuan. Soal keluarga Lu, Yao Lei tentu sangat mengetahuinya.
Lu Xuan tersenyum percaya diri. “Tenanglah, sekarang aku sudah mencapai puncak Tingkat Ketiga Latihan Tubuh. Begitu aku berhasil membuat Gulungan Mantra, menembus Tingkat Keempat pasti bisa kulakukan!”
Namun, Yao Lei hanya menggeleng tanpa henti. Ia sama sekali tidak percaya Lu Xuan benar-benar mampu membuat Gulungan Mantra dalam waktu beberapa hari saja dan menjadi seorang pemantra. Mana mungkin?
Tetapi, tak sanggup menolak desakan Lu Xuan, Yao Lei akhirnya berkata, “Begini saja, pil ini akan kusimpan dulu. Kalau kau benar-benar berhasil membuat Gulungan Mantra, pil ini akan kuterima. Tapi kalau tidak, kau pakai saja. Jika kau mencapai Tingkat Keempat, masuk Sekte Pedang Angin sudah pasti.”
Mendengar itu, Lu Xuan pun tak membantah lagi. Ia yakin dirinya pasti akan berhasil.
Setelah berpesan pada Yao Lei untuk tidak mengganggunya dalam dua hari ke depan, Lu Xuan lalu menutup diri di dalam kamarnya. Ujian hanya tinggal tiga hari lagi, satu hari ia sisihkan untuk menembus batas. Jadi, waktu untuk membuat Gulungan Mantra hanya tersisa dua hari.
Kembali ke kamar, ia tidak langsung bekerja, melainkan mengambil buku pegangan dasar pemantra yang dipinjamkan Xia Chenxi padanya.
Dari buku itu, tercium aroma harum yang samar. Aroma ini tidak asing bagi Lu Xuan, karena sebelumnya ia pernah mencium aroma serupa dari tubuh Xia Chenxi. Jelas buku ini selalu dibawa olehnya, hingga menyerap wangi tubuhnya.
Mengingat Xia Chenxi, bayangan wajah cantiknya pun muncul di benak Lu Xuan, membuatnya tersenyum tanpa sadar.
Saat membuka buku itu, selain tulisan aslinya, ada banyak sekali catatan tambahan dengan tulisan tangan yang indah, jelas itu catatan pemahaman pribadi Xia Chenxi saat membaca.
Seluruh pengetahuan tentang pemantra yang Lu Xuan miliki berasal dari ingatan Kristal Pedang. Meski sangat mendalam, tapi tidak terlalu sistematis. Maka buku pegangan ini jelas sangat membantunya memahami dunia pemantra.
Hampir satu jam penuh ia habiskan untuk menuntaskan bacaan buku itu. Setelah selesai, ia menutup mata dan merenungkan pengetahuan yang baru saja diserapnya. Ia mulai memahami banyak hal. Namun, satu hal membuatnya bingung, karena dalam buku itu tertulis jelas bahwa untuk membuat Gulungan Mantra dibutuhkan cairan khusus, sedangkan dalam ingatannya, cukup menggunakan darah binatang murni atau bahan lain saja, tanpa perlu dicampur apa pun.
Setelah berpikir sejenak, Lu Xuan memutuskan mempercayai apa yang diajarkan Kristal Pedang. Dibandingkan buku pegangan untuk pemula, ingatan dalam Kristal Pedang jelas jauh lebih unggul. Toh, teknik sehebat Taiyi Guiyuan dan Jurus Pedang Sekilas Mata bukanlah sesuatu yang bisa dimiliki sembarang orang.
Selesai membaca buku, Lu Xuan tidak langsung mulai membuat Gulungan Mantra. Ia duduk bersila, mengaktifkan jurus Taiyi Guiyuan, menenangkan hati dan menyesuaikan kondisi tubuhnya ke titik terbaik.
Pemantraan sangatlah presisi. Sedikit saja kesalahan, pasti gagal.
Sedikit demi sedikit kekuatan di udara terserap masuk oleh Lu Xuan, menembus pori-pori tubuhnya, mengalir tanpa suara di meridian tubuhnya.
Baru saja selesai bertarung dengan Long Yang, meski terlihat menang mudah, namun Lu Xuan juga telah menguras banyak tenaga. Jika bukan karena Taiyi Guiyuan begitu hebat sehingga kekuatan di tubuhnya jauh di atas rata-rata, ia tak mungkin bisa bertarung selama itu dengan Long Yang.
Kini, dengan mengaktifkan jurus itu, kekuatan di tubuhnya terus terisi kembali. Lu Xuan merasakan seluruh tubuhnya terasa nyaman dan segar.
Saat ia larut dalam latihan, waktu pun terlupakan. Satu putaran jurus selesai, ia lanjut ke putaran kedua.
Dalam dua puluh enam meridian tubuhnya, energi terus mengalir. Bersamaan dengan itu, sedikit demi sedikit kekuatan mulai meresap ke dalam jaringan otot dan perlahan-lahan memperbaiki tubuhnya.
Lama-kelamaan, kekuatan yang terserap ke dalam ototnya seolah telah mencapai batas. Prosesnya pun melambat. Namun tiba-tiba, setitik kekuatan berhasil menembus lapisan tipis antara otot dan tulang, langsung masuk ke dalam tulangnya!
Tak lama kemudian, kekuatan dalam jumlah besar memancar bagaikan ledakan, menembus semua batasan dan masuk ke tulang-tulangnya!
Begitu energi masuk ke dalam tulang, sensasi luar biasa merambat di seluruh tubuh Lu Xuan. Ia yang duduk bersila pun tak kuasa menahan diri untuk tidak bergetar.
Masuknya energi ke tulang adalah ciri khas Tingkat Keempat Latihan Tubuh!
Sepuluh tingkat Latihan Tubuh, tiga tingkat pertama melatih otot, tingkat keempat mencuci tulang, kelima memperkuat urat, keenam merapatkan meridian, ketujuh memperkuat organ, kedelapan mengganti darah, kesembilan menyempurnakan sumsum, kesepuluh membuka titik-titik vital.
Ciri setiap tingkat Latihan Tubuh ini sudah diketahui Lu Xuan dari jurus Taiyi Guiyuan. Kini, dengan energi yang telah masuk ke tulangnya, ia resmi menapaki Tingkat Keempat, yakni tahap Cuci Tulang.
Tak disangka, tanpa bantuan pil, Lu Xuan berhasil menembus Tingkat Keempat hanya dengan kekuatan sendiri.
Begitu satu putaran jurus selesai, Lu Xuan membuka mata lebar-lebar. Kilatan cahaya tajam melesat dari matanya, ia merasakan kekuatan dalam tubuhnya meningkat pesat.
Saat masih di Tingkat Ketiga, kekuatan Lu Xuan saja sudah setara dengan mereka yang berada di Tingkat Keempat. Sekarang, setelah benar-benar menembus Tingkat Keempat, kekuatannya pasti sudah mendekati dua ribu jin!
Ia perlahan berdiri dan mengembuskan napas panjang.
“Pertarungan nyata memang cara tercepat untuk meningkatkan kekuatan. Sebenarnya, aku mesti berterima kasih pada Long Yang. Dengan mencapai Tingkat Keempat, masuk Sekte Pedang Angin sudah tak perlu diragukan lagi!” gumam Lu Xuan. Sebelumnya, kekuatannya sudah mencapai puncak Tingkat Ketiga, hampir menembus ke Tingkat Keempat, hanya belum menemukan momen yang tepat. Namun pertarungannya hari ini dengan Long Yang tidak hanya memperdalam pemahamannya terhadap Jurus Pedang Sekilas Mata, tetapi juga melonggarkan batasan yang menghambat kemajuannya.
Semula ia hanya ingin menenangkan hati dan menyesuaikan kondisi tubuh, namun siapa sangka justru berhasil menembus Tingkat Keempat. Ini benar-benar kejutan menyenangkan bagi Lu Xuan.
Baru saja menembus batas, semangat dan kekuatannya berada di puncak. Inilah saat terbaik untuk membuat Gulungan Mantra. Tanpa ragu, Lu Xuan segera mengeluarkan Gulungan Mantra dan darah Serigala Ganas, lalu menatanya di atas meja.